KALIMANTAN / KEMBALI RIMBUN

Saatnya Hutan Kalimantan Kembali Rimbun.

Bersama memulihkan hutan, menjaga keanekaragaman hayati, dan menciptakan masa depan yang lebih hijau.

Jelajahi
Kabut pagi menyelimuti kanopi hutan Danum Valley di Sabah, Borneo.

DANUM VALLEY, SABAH · BORNEO
Foto: Christopher Michel

Jelajahi program

01 / TENTANG PROGRAM

Mengenal Program Kembali Rimbun

Persemaian dan penanaman bibit di area hutan Indonesia, foto arsip tahun 2020.
Indonesia, 2020 / Ai_nurarifin / CC BY-SA 4.0. Ilustrasi editorial; bukan dokumentasi Kembali Rimbun. Kredit foto

Kembali Rimbun hadir untuk mengembalikan fungsi ekologis hutan, mencegah kerusakan lebih lanjut. Kami tidak hanya menekankan kegiatan penanaman, tetapi juga memastikan pohon dapat tumbuh dan bertahan dalam jangka panjang. Dengan melibatkan masyarakat secara aktif dalam setiap kegiatan, Kembali Rimbun diharapkan mampu mengembalikan fungsi ekologis hutan, mencegah kerusakan lebih lanjut, serta meningkatkan kesadaran bersama akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan.

Pelajari lebih lanjut

02 / MASA DEPAN HUTAN

Masa Depan Hutan Kalimantan Ada di Tangan Kita.

Hutan bukan hanya sekumpulan pepohonan, melainkan sumber kehidupan yang berperan penting dalam menjaga keseimbangan alam. Hutan membantu menyerap karbon, menghasilkan oksigen, mengatur siklus air, serta menjadi habitat bagi berbagai flora dan fauna. Deforestasi di hutan Kalimantan kian meningkat setiap tahunnya terus mengancam kelestariannya. Hilangnya tutupan hutan berdampak semakin nyata melalui meningkatnya risiko banjir, kebakaran hutan, perubahan iklim, hingga hilangnya keanekaragaman hayati.

Jika kondisi ini terus dibiarkan, bukan hanya kekayaan alam yang akan hilang, tetapi juga keseimbangan kehidupan yang ada di dalamnya. Oleh karena itu, menjaga hutan merupakan tanggung jawab bersama. Melalui edukasi, partisipasi masyarakat, dan rehabilitasi hutan, kita dapat membantu memulihkan ekosistem serta menjaga kekayaan alam Kalimantan untuk generasi mendatang.

Foto udara jalan pembalakan di Kalimantan Timur, membandingkan hutan bekas pembalakan dan hutan primer (2005).
PEMBALAKAN HUTAN / KALIMANTAN TIMUR · 2005 Aidenvironment · CC BY-SA 2.0
Orangutan Kalimantan dengan ranting kayu lapuk, foto dokumenter A. Baihaqi (2016).
Orangutan Kalimantan / A. Baihaqi (2016) / CC BY-SA 4.0. Ilustrasi editorial, bukan dokumentasi program. Kredit foto

Dampak Deforestasi

03 / KONDISI HUTAN

Fakta di Balik Hilangnya Hutan

Kondisi Kawasan Hutan

Data WALHI Indonesia: kehilangan hutan, proporsi tutupan awal, dan izin korporasi merujuk Kalimantan Timur (2001–2025). Angka emisi merujuk Kalimantan Selatan (2025).

Kehilangan hutan
5,2 jutahektar
Proporsi kehilangan tutupan hutan
28%Tutupan Awal
Proporsi desa/kelurahan pedesaan yang disebut terbebani izin korporasi skala besar.
65%Desa/Kelurahan
Emisi karbon Kalimantan Selatan (2025)
1,7 jutaTon Emisi Karbon

Sumber: WALHI Indonesia — “Pulihkan Kalimantan”, siaran pers 10 Juni 2026. Tiga data pertama untuk Kalimantan Timur; angka emisi untuk Kalimantan Selatan.

04 / MONITORING HUTAN

Pantau Setiap Langkah Pemulihan Hutan

Setiap pohon yang ditanam memiliki perjalanan untuk tumbuh dan memberikan kehidupan bagi lingkungan sekitarnya. Melalui sistem Monitoring Hutan Kembali Rimbun, pengunjung dapat mengikuti perkembangan proses pemulihan hutan, mulai dari berapa pohon yang tertanam, tingkat keberhasilan penanaman, hingga perubahan kondisi kawasan rehabilitasi.

Mari lihat bagaimana setiap langkah kecil penanaman membawa perubahan bagi masa depan hutan.

Data ditampilkan untuk ilustrasi dan bukan hasil pemantauan lapangan.

Lihat Monitoring Hutan

06 / CATATAN HUTAN

Artikel & Publikasi

Petugas AusAID memeriksa lahan yang rusak di Kalimantan Tengah, arsip 2009.
Kalimantan Tengah, 2009 · Josh Estey / AusAID · CC BY 2.0. Ilustrasi editorial; bukan dokumentasi Kembali Rimbun. Kredit foto

Penulis: Naira Kamaliya Zahira

Deforestasi di Kalimantan: Ancaman bagi Keseimbangan Ekosistem Hutan Tropis

Hutan Kalimantan merupakan salah satu kekayaan alam Indonesia yang memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem, menyerap karbon, serta menjadi habitat bagi berbagai flora dan fauna. Namun, deforestasi akibat alih fungsi lahan, perluasan perkebunan, pertambangan, dan pembalakan liar menyebabkan luas hutan terus terancam dan berdampak pada kerusakan lingkungan serta kehidupan masyarakat sekitar. Ini mengacu pada pembukaan hutan secara besar-besaran, sehingga berdampak terhadap hilangnya tutupan pohon yang berfungsi sebagai penyangga ekosistem. Permasalahan ini membutuhkan upaya nyata yang tidak hanya berfokus pada penghentian penebangan, tetapi juga pemulihan hutan yang telah rusak.

Baca selengkapnya

06 / PARTISIPASI

Perubahan Besar Dimulai dari Aksi Kecil.

Dua warga Kampong Jawa, Banda Aceh, menanam bibit bakau di pesisir, foto arsip 2015.
Kampong Jawa, Banda Aceh, 2015; rehabilitasi bakau pesisir / Irwandi wancaleu / CC BY-SA 4.0. Ilustrasi editorial; bukan dokumentasi Kembali Rimbun. Kredit foto

Melestarikan hutan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga tanggung jawab kita bersama. Kembali Rimbun membuka kesempatan bagi siapa saja untuk ikut berkontribusi dalam memulihkan dan menjaga kelestarian hutan Kalimantan. Setiap bantuan, tenaga, dan kepedulian memiliki arti bagi masa depan lingkungan.

Pendaftaran melalui Google Forms. Tidak ada pembayaran di website ini.

01

Kontribusi tenaga

Sukarelawan

Bergabung dalam kegiatan penanaman pohon, pemeliharaan tanaman, pemantauan hutan, dan kampanye edukasi lingkungan.

Daftar Sukarelawan
02

Kontribusi dana

Berdonasi

Memberikan dukungan dana untuk pengadaan bibit, perawatan pohon, kebutuhan rehabilitasi, dan kegiatan pelestarian hutan.

Donasi Sekarang
03

Kontribusi keahlian

Magang

Memberikan kesempatan kepada pelajar dan mahasiswa untuk memperoleh pengalaman di bidang konservasi, pengelolaan lingkungan, edukasi, dan pemantauan hutan.

Daftar Magang

KEMBALI RIMBUN

Hutan yang Kita Jaga Hari Ini, Adalah Kehidupan yang Kita Selamatkan Esok Hari.

Mari bergerak bersama untuk mengembalikan kehijauan hutan Kalimantan. Karena masa depan bumi dimulai dari kepedulian kita hari ini.

Jadilah Bagian dari Kembali Rimbun

Suara Anda Berarti bagi Hutan.

Punya masukan, kritik, atau saran untuk Kembali Rimbun? Bagikan pendapat Anda agar kami dapat terus belajar dan berkembang.

Kirim Kritik & Saran

Google Forms — terbuka di tab baru.