Hilangnya Hutan
Berkurangnya tutupan hutan akibat alih fungsi lahan.
Josh Estey/AusAID · 2009KALIMANTAN / KEMBALI RIMBUN
Bersama memulihkan hutan, menjaga keanekaragaman hayati, dan menciptakan masa depan yang lebih hijau.
Jelajahi
DANUM VALLEY, SABAH · BORNEO
Foto: Christopher Michel
01 / KEHIDUPAN HUTAN
Hutan Kalimantan merupakan salah satu ekosistem penting di Indonesia yang menjadi rumah bagi berbagai flora dan fauna. Namun, deforestasi akibat pembukaan lahan, pertambangan, perkebunan, dan pembalakan liar terus mengancam kelestariannya. Hilangnya tutupan hutan bukan hanya merusak lingkungan, tetapi juga mengancam kehidupan masyarakat dan satwa liar. Padahal, hutan memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem, menyerap karbon, mengatur siklus air, serta menjadi habitat bagi berbagai satwa endemik seperti orang utan dan bekantan.
Dampak deforestasi semakin nyata melalui meningkatnya risiko banjir, kebakaran hutan, perubahan iklim, hingga hilangnya keanekaragaman hayati. Selain itu, masyarakat yang menggantungkan kehidupannya pada sumber daya hutan juga turut merasakan dampak dari kerusakan tersebut. Jika kondisi ini terus dibiarkan, bukan hanya kekayaan alam yang akan hilang, tetapi juga keseimbangan kehidupan yang ada di dalamnya. Oleh karena itu, diperlukan kepedulian dan tindakan nyata dari berbagai pihak untuk melindungi serta memulihkan hutan Kalimantan demi menjaga kelestarian lingkungan dan masa depan generasi mendatang.
Berkurangnya tutupan hutan akibat alih fungsi lahan.
Josh Estey/AusAID · 2009
Hilangnya habitat dan sumber makanan satwa liar.
Denis Luyten / Domain publik / Borneo, 2014
Meningkatnya risiko banjir, kebakaran, dan kerusakan lingkungan.
Josh Estey/AusAID · 200902 / KEPEDULIAN
Hutan bukan hanya sekumpulan pepohonan, melainkan sumber kehidupan yang berperan penting dalam menjaga keseimbangan alam. Hutan membantu menyerap karbon, menghasilkan oksigen, mengatur siklus air, serta menjadi habitat bagi berbagai flora dan fauna.
Kita perlu peduli karena kelestarian hutan berkaitan erat dengan kehidupan manusia dan masa depan bumi. Masyarakat sekitar hutan juga bergantung pada alam untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Oleh karena itu, menjaga hutan merupakan tanggung jawab bersama. Melalui edukasi, partisipasi masyarakat, dan rehabilitasi hutan, kita dapat membantu memulihkan ekosistem serta menjaga kekayaan alam Kalimantan untuk generasi mendatang.
03 / KONDISI HUTAN
Kondisi Hutan Kalimantan Timur
Angka berikut belum diverifikasi. Sumber, periode, definisi tutupan hutan, dan satuan emisi perlu dikonfirmasi. Bagian ini membahas Kalimantan Timur; kutipan emisi menyebut Walhi Kalsel sehingga cakupan wilayahnya perlu diperiksa. Peta Monitoring Hutan menampilkan Kalimantan Tengah.
04 / PEMULIHAN
Kembali Rimbun merupakan program rehabilitasi hutan yang berfokus pada pemulihan kawasan hutan Kalimantan melalui penanaman pohon, pemeliharaan tanaman, pemantauan secara berkala, serta edukasi masyarakat. Program ini tidak hanya menekankan kegiatan penanaman, tetapi juga memastikan pohon dapat tumbuh dan bertahan dalam jangka panjang. Dengan melibatkan masyarakat secara aktif dalam setiap kegiatan, Kembali Rimbun diharapkan mampu mengembalikan fungsi ekologis hutan, mencegah kerusakan lebih lanjut, serta meningkatkan kesadaran bersama akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan.
05 / MONITORING HUTAN
Setiap pohon yang ditanam memiliki perjalanan untuk tumbuh dan memberikan kehidupan bagi lingkungan sekitarnya. Melalui sistem Monitoring Hutan Kembali Rimbun, pengunjung dapat mengikuti perkembangan proses pemulihan hutan, mulai dari berapa pohon yang tertanam, tingkat keberhasilan penanaman, hingga perubahan kondisi kawasan rehabilitasi.
Mari lihat bagaimana setiap langkah kecil penanaman membawa perubahan bagi masa depan hutan.
Data ditampilkan untuk ilustrasi dan bukan hasil pemantauan lapangan.
Lihat Monitoring Hutan06 / CATATAN HUTAN

Penulis: Naira Kamaliya Zahira
Hutan Kalimantan merupakan salah satu kekayaan alam Indonesia yang memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem, menyerap karbon, serta menjadi habitat bagi berbagai flora dan fauna. Namun, deforestasi akibat alih fungsi lahan, perluasan perkebunan, pertambangan, dan pembalakan liar menyebabkan luas hutan terus terancam dan berdampak pada kerusakan lingkungan serta kehidupan masyarakat sekitar. Ini mengacu pada pembukaan hutan secara besar-besaran, sehingga berdampak terhadap hilangnya tutupan pohon yang berfungsi sebagai penyangga ekosistem. Permasalahan ini membutuhkan upaya nyata yang tidak hanya berfokus pada penghentian penebangan, tetapi juga pemulihan hutan yang telah rusak.
Baca selengkapnya07 / PARTISIPASI
Melestarikan hutan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga tanggung jawab kita bersama. Kembali Rimbun membuka kesempatan bagi siapa saja untuk ikut berkontribusi dalam memulihkan dan menjaga kelestarian hutan Kalimantan. Setiap bantuan, tenaga, dan kepedulian memiliki arti bagi masa depan lingkungan.
Pendaftaran melalui Google Forms. Tidak ada pembayaran di website ini.
Kontribusi tenaga
Bergabung dalam kegiatan penanaman pohon, pemeliharaan tanaman, pemantauan hutan, dan kampanye edukasi lingkungan.
Daftar SukarelawanKontribusi dana
Memberikan dukungan dana untuk pengadaan bibit, perawatan pohon, kebutuhan rehabilitasi, dan kegiatan pelestarian hutan.
Donasi SekarangKontribusi keahlian
Memberikan kesempatan kepada pelajar dan mahasiswa untuk memperoleh pengalaman di bidang konservasi, pengelolaan lingkungan, edukasi, dan pemantauan hutan.
Daftar MagangKEMBALI RIMBUN
Mari bergerak bersama untuk mengembalikan kehijauan hutan Kalimantan. Karena masa depan bumi dimulai dari kepedulian kita hari ini.
Jadilah Bagian dari Kembali Rimbun